Rabu, 23 September 2009
Cukupkah hanya dengan percaya??
" Enak sekali menjadi orang Kristen, Hanya percaya kalu Yesus adalah Tuhan maka sudah bisa masuk sorga"
Yang menjadi pertanyaan saat ini...Apakah benar demikian????
Tentunya saya tidak berani untuk menentukan hal itu benar atau salah...Pernyataan diatas bisa diterima secara teori dan praktek (Lukas 23:43) seperti penjahat yang mengakui Yesus saat disalib...
selain itu pada roma 10:9-10
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Lalu, enak sekali menjadi Kristiani...dan semua orang Kristen masuk surga semua???jawabanya tentu tidak...Kebiasaan orang zaman modern ini menyebutkan arti percaya hanya sebagai percaya saja kadang tidak ditambah dengan faktor penunjang lainnya...Atau diistilahkan dengan iman yang melompat dalam gelap...apakah benar???
pada postng kali ini saya mengajak anda untuk membuka alkitab anda pada 1 Y0hanes 2:1-8 (sebenarnya kalo nggak buka juga nggak apa2...soalnya ada ayat yang akan ditampilkan...hehehe)
Pembahasan dimulai dari ayat ke 3
Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.
Dari ayat ini, Sebenarnya sudah dapat menjawab pertanyaan bahwa selain dengan percaya, kita harus mengenal Allah...Bagaimana???Turutilah perintah-perintahnya...
Bagaimana kita dapat percaya kalau perintahnya tidak kita lakukan..Bukankah kita disebut pendusta?? dan bagi yang menjalankan perintah-Nya, kita akan ada di dalam Dia...
ayat ke 4-5
Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.
Apakah cukup sampai hal itu??Pada surat ini, hal di atas belum cukup....
ayat 6
Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.
Jadi kita, diwajibkan menjadi serupa dengan Kristus yang tanpa cela dan dosa...atau bukankah kita dapat membuat pandangan orang pada Kristus menjadi jelek karena perbuatan kita yang tidak seperti yang diharapkan???
Mat 7:18-19
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Kesimpulannya...Cukupkah hanya dengan percaya???
hanya pribadi masing-masing yang menjawab hal itu.....
Matius 7
21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Rabu, 29 Juli 2009
Derita Hidup...
Banyak orang mempertanyakan...Apakah ini nasib?takdir Tuhan??atau karena dosa yang telah dibuat oleh leluhur???
Sebenarnya semua yang diatas itu tidak perlu dipertanyakan dalam kehidupan setiap kita apalagi sebagai orang percaya...
Ada satu janji Allah dalam kehidupan kita :
1 Korintus 10 : 13a Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.
Jika kamu mencerna kata-kata dari ayat ini dan memasukannya dalam hati seta dipegang dengan iman...Percayalah, Hidupmu tidak akan direpotkan dengan setiap pergumulan hidup, bahkan pada kalimat selanjutnya.
1 Korintus 10:13b Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Menurut saya, ini sebuah kolaborasi kata yang memberikan pengharapan saat menjalankan hidup...
Beberapa hari lalu saya melihat film tentang motivasi diri yang dibawakan oleh sebut saja XX, ia bertanya kepada para penonton.
XX : Apakah kalian percaya kepada Tuhan??
Penonton : Percaya!!!! (dijawab dengan serempak)
XX : Apakah kalian percaya Tuhan mengasihi saudara???
Penonton : PERCAYA!!!
XX : Apakah kalian percaya kalau Tuhan tidak akan membiarkan kamu melalui hal yang
melebihi kemampuanmu??
Penonton : Percaya
Pada dasarnya setiap orang dalam dunia ini menyadari kalau Tuhan itu memberikan sesuatu sesuai dengan standar kita, Tapi kita terkadang sering lupa atau kita hanya tahu itu sebagai kata-kata yang harus diketahui saja tapi tidak diimani.
dalam Yokobus 2 : 26 saja bilang kalau iman tanpa perbuatan adalah mati, terlebih kalau iman saja udah nggak punya.
Kita sebagai manusia yang masih berupa daging memang sangat sulit untuk menolak pencobaan dalam setiap kehidupan kita, Tapi ada satu pribadi yang telah menang dalam pencobaan yaitu : Tuhan Yesus Kristus.
Heb 2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.
Yang harus kita lakukan adalah minta pada-Nya, sebab hanya Ia yang telah menang dan yang dapat memberikan kita kemenangan dan bahkan lebih dari pemenang.
Bagaimana cara kita lepas dari pencobaan ????
1. Syukurilah bahwa anda ada dalam pencobaan...(istilah narsis, aku anak Tuhan,wajar aja iblis mencobai daku)..
Yokobus 1:2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan
1 Pet 1:6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
2. Sadarilah bahwa pencobaan akan membawa standar kita lebih tinggi daripada saat sebelum kita dicobai.
Yokobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
Hal yang harus diperhatikan adalah Tuhan akan membawa kita pada standar yang lebih tinggi pada saat anda kalahkan pencobaan anda, selain itu anda akan dapat bonus...hehehe..Berupa mahkota kehidupan dari ALLAH.
3. Berhentilah untuk berpikir bahwa pencobaan berasal dari Tuhan dan juga berhenti berpikir kalau Tuhan akan membantu anda kalau anda tidak melakukan apa-apa
Yok 1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
Dan yang terakhir, setelah kita tahu bahwa Tuhan akan membantu kita dalam setiap pencobaan dan setiap pencobaan akan membuat standar kita tinggi, BERDOALAH!...dalam doamu, jangan lagi meminta Tuhan meringankan beban kita, Tapi mintalah bahu yang kuat untuk memikulnya, Jangan lagi minta agar kita melalui jalan yang mudah, tapi mintalah kaki yang kokoh sehingga kita dapat melaluinya, jangan lagi meminta Allah mengangkat beban kita, tapi berdoalah agar kita mendapat jalan keluar yang tepat....
INGATLAH...
ANDA TIDAK PERNAH SENDIRI...
Jangan katakan "Tuhan, Aku punya masalah yang hebat" tapi berkatalah "masalah, Aku punya TUHAN yang hebat"
Semoga share ini dapat membantu kita sekalian dalam menjalani hidup ini....
1 petrus 5 : 7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Senin, 27 Juli 2009
Pensil (living inspiration)
"Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya??atau tentang aku?" Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya. "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan yaitu pensil yang nenek pakai" ujar si nenek.
Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali pada si nenek ketika ia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. " Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya." Ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, : itu semua tergantung dari bagaimana kamu melihat pensil ini." Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip itu dalam hidup ini."si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
"Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan membimbing kita menurut kehendak-Nya"
"kualitas kedua, dalam proses menulis , nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan itu pasti akan membuat pensil itu menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajaman kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik."
"kualitas ketiga, Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup kita ini bukan berarti jelek . Itu bisa membuat kita untuk tetap berjalan pada jalan yang benar."
"Kualitas keempat, bagian terpenting dalam pensil bagian luarnya, melainkan karbon yang ada dalam sebuah pensil, oleh karena itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal yang ada di dalam dirimu."
"kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. seperti juga kamu, Kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati2 dan sadar terhadap setiap tindakanmu"
Selasa, 12 Mei 2009
Belajar dari kesalahan Laodikia
wahyu 3:15-16 : Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
Menarik bila kita lihat kedua ayat ini....Ini menggambarkan kehidupan Kristen yang masih terlihat pada zaman-zaman saat ini.
Terkadang kita merasa sangat berapi-api dalam melayani bahkan dalam berhubungan dengan Tuhan, Tapi terkadang kita juga letih lesu dalam pelayanan bahkan untuk berdoa apalgi membaca alkitab saja sungkan...Tapi satu hal yang kita dapat pelajari dari ayat ini...Tuhan akan memuntahkan engkau!!!Bahkan Tuhan berkata Alangkah baiknya kalau engkau dingi atau panas....(dingin dingin saja, panas panas saja)
Ayat 17 : Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
Ayat 17 diberikan pada jemaat di Laodikia...Jemaat di Laodikia ini kaya secara jasmani tapi mereka miskin rohani..Mereka adalah orang kaya tapi Tuhan berkata mereka melarat, miskin, buta, dan telanjang....satu hal yang terlihat dari ayat 17 dimana mereka lebih mencari harta jasmani ketimbang dari harta rohani.
Ayat 18 : maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.
Nasehat yang bijaksana diberikan oleh Tuhan, Lebih baik membeli emas dalam kerajaan sorga.Karena tidak akan rusak dan kekal...tidak seperti harta dunia yang mudah sekali untuk musnah(contoh : Ayub)
Mat 6:19 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
ayat 19 : Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!
ayat 20 : Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
ayat 21 : Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Ayat 19-21 menjelaskan bagaimana Tuhan menginginkan kita berubah..Ia mengijinkan kita melalui hal sulit agar kita menjadi anak-Nya (ibrani12:6)...dan ayat 20-21 adalah upah dari pertobatan.....
Satu hal dari banyak hal yang pantas kita renungkan dari kejadian jemaat Laodikia adalah JADILAH PANAS!...memang berat tapi buah dari kesetiaanmu tidak setimpal dengan perbuatanmu...Baik yang diterima di bumi maupun pada kehidupan kekal nanti...
Ibrani 12 :10-11 Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya. Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.
dalam terjemahan lain...
Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya. Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ganjaran itu menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada orang yang dilatih oleh-Nya.
Jumat, 08 Mei 2009
Kisah Kasih
Saya menjawab : "Sebab aku seorang manusia, aku tidak sempurna"
"APAKAH ENGKAU SUNGGUH-SUNGGUH MENCINTAIKU?"
Kamis, 07 Mei 2009
Kasih Mula-mula
kasih Mula-Mula pasti pernah dialami oleh setiap orang yang sudah percaya(sudah lahir baru)...Tapi sayangnya bagi sebagian orang kasih itu lama lama mulai hilang....
Wahyu 2 : 4 " Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula."
Ayat ini ditujukan untuk jemaat di efesus....Bila kita baca ayat sebelumnya dapat terlihat bahwa jemaat disana adalah jemaat yang tekun dan tak kenal lelah(ayat 2-3) Tapi dengan adanya ayat ke 4 maka dapat telihat bagaimana kekecewaan Tuhan terhadap jemaat disana...
bahkan di ayat ke 5 tertulis "Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. "
Perhatikan kata-kata yang sudah diwarnai...
Warna biru : menunjukan bahwa kita yang kehilangan kasih mula-mula sudah terjatuh sangat dalam...
Warna Merah : menyerukan ajakan untuk bertobat...Bila kita lihat ada 2 ajakan bertobat dalam 1 ayat..Ini membuktikan ketegasan dari ayat itu....Bertobat dari apa??Kehilangan kasih mula-mula..
Warna Hijau : akibat yang ditimbulkan kalau tidak bertobat dari kehilangan kasih tersebut
Lalu apakah yang dimaksud dengan kasih yang mula-mula itu? Dalam versi King James, kasih yang mula-mula ditulis dengan kata 'first love'. Kasih mula-mula adalah kasih yang kita miliki dan dan kita rasakan ketika kita baru mengalami pertobatan atau kelahiran baru. Semua orang Kristen yang mengalami pertobatan sejati pasti akan mengalami kasih yang mula-mula ini.
Saat kita memiliki kasih mula-mula, kita begitu bersemangat dan berkobar-kobar bagi Tuhan. Setiap hari rasanya begitu penuh sukacita dan ingin memuji Tuhan selalu. Kemanapun kita pergi maka kita akan menyaksikan kebaikan dan kasih Tuhan kepada orang lain. Kita ingin orang lain juga bisa merasakan kebahagiaan yang kita alami saat itu.
Mungkin dulunya jemaat di Efesus pernah mengalami indahnya kasih yang mula-mula dan api kebangunan rohani yang luar biasa. Tetapi sekarang mereka sudah kehilangan kasih itu. Memang sekarang mereka tetap mengerjakan pelayanan Tuhan dengan tekun, tetapi mereka melakukan semuanya itu tanpa kasih. Tanpa sadar mereka melakukan pelayanan itu semata-mata karena program dan tuntutan manusia semata-mata ataupun karena sebuah kewajiban. Mereka tidak menempatkan hubungan dengan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup mereka. Mungkin mereka masih setia mencari wajah Tuhan, memiliki jam-jam doa dan melakukan saat teduh dengan Tuhan, tetapi semua itu bukan lahir dari kasih mereka kepada Tuhan melainkan hanya sekedar menunaikan kewajiban saja. Banyak gereja masa kini yang keadaannya sama dengan jemaat di Efesus ini. Hati-hati, bila tidak bertobat maka Tuhan akan mengambil kaki dian kita.
Mari kita(yang kehilangan kasih mula-mula) : 1. Bertobat!!! dan 2. Rebut kembali kasih itu...
(pengalaman pribadi)
Setelah sekian lama aku menjadi kering, kehilangan rasanya hadirat akhirnya kemarin malem rasanya aku kembali saat aku mendapatkan kasih itu (walau tak sekuat dulu)...rasanya damai dan rindu juga akan pengalaman dulu........
Wah...perasaan yang luar biasa sekali...Jadi kuputuskan akan pergi ke doa malam di gereja aku (atas saran seseorang)..Tapi hal yang tidak terduga muncul...Setelah aku siap2 mau pergi, datang tamu yang ingin bertemu dengen aku...padahal doa mulai jam 7........pupus la harapan aku....
Lalui aku berpikir untuk pergi ke doa pengurapan hari selasa nanti (di gereja satunya)...Aku harus pergi..Dan tiap hari, aku akan kejar kasih itu!!!!!!!!
Senin, 04 Mei 2009
No eye has seen
No eye has seen
No ear has heard
The good that the Lord has prepare for those
who wait on Him to hear His voice
You are the potter and i am the clay
Reff :
Jesus take me in Your Hand
And make me all that You want me to be
Jesus help me understand my purpose
And what You can do to me
Fulfiling my destiny
Aku nggak tau mengapa dalam hari-hari bahkan bulan-bulan kemarin aku ngerasa kering rohani...Rasanya roh dalam diriku hampir padam (melawan 1 tes 5:19)....
Sempat aku ne ingin berusaha maju tapi ada saja tembok yang menghalangiku....sampai suatu hari, tepatnya minggu lalu aku mendengar lagu ini....Aku baru menyadari bahwa aku kehilangan apa yang dinamakan tujuan........Yah, sebuah pertanyaan simple yang pernah ditanyakan setiap orang...Untuk apa aku ada???mengapa???
Tapi ketika aku mendengar lagu ini minggu lalu...Rasanya Tuhan mengingatkan aku...Aku ada karena Dia, Oleh Dia dan untuk Dia....aku rasanya malu akan hari hari aku yang jauh dengan Tuhan..padahal aku tau...Nggak ada yang perlu membuat aku untuk malu...lalu aku putuskan untuk pergi ke sebuah gerejaku yang lama, yang sudah lama tak kukunjungi ( aku ne 2 gereja sebenernya )
Saat gereja kemarin..LUAR BIASA!!!!!!!!Tuhan menjawab semua pergumulan aku, Nggak tahu mengapa (pasti karena Tuhan), Pdt mengungkit tentang masalah kering rohani, Dalam kotbahnya ia mengatakan "Kalau tanah kita kering, apa yang ditabur akan menjadi sia-sia dan bila sudah menjadi sia-sia hadirat Tuhan tidak akan kita rasakan"
Kata kata ini sentak mengingatkan aku masa-masa dimana aku di hadirat Tuhan...tentulah orang yang pernah merasakan saja yang tau bagaimana rasanya di hadirat ALLAH....Oh GOD, i miss that moment..........And NOW...aku punya satu tujuan yang mungkin selama ini aku tahu tapi aku tak terlalu anggap serius.................Oh ya ada satu kalimat yang bagus kemaren "Jagalah kekudusanmu seakan-akan Tuhan akan datang besok , dan Kejarlah tujuan seakan akan kamu akan hidup untuk selamanya"
AKU INGIN MENARUH DIRIKU DI TANGAN TUHAN DAN MEMBIARKAN-NYA MENJADIKANKU YANG IA INGINKAN......