Senin, 19 Oktober 2009

Berkat-Nya atau pribadi-Nya (Living inspiration)

Dikutip dari Warta 18 Oktober 2009
Seorang ayah setiap pulang dari luar kota atau berpegian dari jauh, sering membawa hadiah berupa mainan kepada anaknya yang masih kecil, Dia ingin melalui pemberian tersebut, anaknya akan dekat dengannya. Itulah cara yang paling sederhana yang dilakukannya untuk melpeas kangen, rasa sayangnya. Namun pada waktu itulah ternyata sang anak sekarang justru lebih asyik dengan mainan yang ia berikan daripada dengan ayahnya yang memberikan mainan tersebut.

Terkadang itu juga merupakan gambaran kita dengan Tuhan. Begitu sering Tuhan memberkati kita dan memberikan yang terbaik kepada kita dengan tujuan agar kita lebih dekat dengan-Nya...Nyatanya yang terjadi tidaklah demikian, Kita lebih asyik dengan berkat yang Dia berikan sehingga kita hampir-hampir tidak mempunyai waktu untuk Sang Pemberi Berkat...Jika kita yang adalah bapa di dunia saja kecewa melihat reaksi anak kita yang seperti itu, demikian juga hati Bapa ketika melihat berkat yang Dia beri justru menjaukan kita dari-Nya

Orang tua pasti akan kecewa jika ternyata anaknya tidak pernah kangen dengan mereka, tapi lebih kangen dengan mainan atau oleh-oleh yang dibawanya. Demikian juga kita bisa membayangkan hati Bapa di Surga sat kita tidak pernah merindukan Pribadi-Nya, tapi hanya merindukan berkat-Nya....

Jadilah anak Tuhan yang dewasa yang merindukan pribadi-Nya lebih dari berkatnya.

Yohanes 6 :26
Aku berkata kepada-Mu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti dan kami kenyang

Bersyukur....

Rasa Syukur...Sebenernya sudah lama ingin nulis ini...Tapi karena malas jadi molor ampe sekarang..Selain itu, tulisan ini kembali diingatkan oleh seorang teman...Jadi semangat kembali aku membahas topik ini

Yang kutemukan dalam kehidupan ini...Orang yang jatuh larut dalam kesedihan, orang yang sudah putus asa akan pengharapan...Semuanya dimulai dengan rasa kurang bersyukur.......Seorang kaya yang belum puas akan kekayaanya belum dapat bersukur..Ia akan berkata "ai, masih kurang"...Orang yang sulit dalam kehidupannya belum dapat bersyukur...Ia akan berkata "Betapa pedihnya, susahnya"....Tapi orang yang memiliki rasa syukur akan berkata dalam hatinya baik dalam keadaan sulit ataupun senang dengan perkataan "Tuhan terima kasih atas segalanya".........

Bersyukur....Terkadang ada beberapa orang yang sulit untuk melakukannya....Orang yang sedang dalam pergumulan jarang mengucapkan kata-kata ini...Bahkan orang yang sedang dalam keadaan baik sering lupa akan kata-kata ini......

Saya pernah mendengar sebuah cerita yang mungkin dapat membuat kita merasa bersyukur...
Ketika itu ada sepasang suami istri yang sudah lama menikah....Hidup yang di alami juga penuh perjuangan...Tapi keinginan terbesar dari seorang suami ini bukanlah kekayaan, bukanlah umur panjang, bukanlah nama yang terkenal....Keinginan suami ini adalah ia ingin mempunyai anak....
Bertahun lamanya menikah...Ia tidak mempunyai seorangpun anak..Sampai pada akhirnya diketahui bahwa istrinya mengandung seorang anak.......
Hari-hari dilalui dengan sukacita mendengar hali itu...sampai suatu hari, diketahui bahwa sang suami mengalami penyakit yang sangat parah...Dokter memvonis dirinya tidak akan hidup lama....Bahkan ia akan meninggal sebelum sang anak dilahirkan.
Hal yang membuat saya terkagum adalah Suami ini tidak menyalahkan Tuhan atas hidupnya yang pendek, Tidak menyalahkan pernikahan yang tidak dikaruniai anak....Ia hanya menyanyikan sebuah lagu, begini liriknya

Dari semula tlah Kau tetapkan
Hidupku dalam tangan-Mu
dalam rancangan-Mu Tuhan
Rencana indah tlah Kau siapkan
Bagi masa depanku yang penuh harapan

Reff :
Semua Baik
Semua Baik
Apa yang tlah Kau perbuat didalam hidupku
Semua Baik
Sungguh teramat baik
Kau jadikan hidupku berarti.

Se
buah lagu...Lagu yang simpel tapi memiliki arti bahwa ia memandang semuanya baik...Impian besar dalam hidupnya yang seakan Hilang ia hanya berkata.....Semua baik....Ucapkanlah syukur apapun yang terjadi dalam kehidupanmu....Mungkin memang sangat berat untuk mengatakannya, tapi ucapkanlah syukur dalam segala sesuatu

Efesus 5 : 20
Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita


Share Singkat

Dalam 2 hari ini bahkan mungkin 3 hari ini aku tidak menjadi seperti biasanya....Ada sesuatu hal yang mengganjal yang samapai saat ini membuat aku tidak bisa untuk memejamkan mata dengan lelap....Kadang aku bertanya...Ada apa???Mungkin ini adalah pertama kalinya aku tidak dapat tidur....Apakah aku insomnia???
Untuk 2 hari yang lalu aku merasa cuek...Aku rasa aku akan kembali dengan segera...Tapi aku menyadari satu hal..Aku bukan cuek! Aku bukan tidak peduli!!!!!!!!!!!!!!!!

TAPI AKU PURA-PURA TIDAK TAHU!!!!

Aku sekarang menyadari aku tidak boleh sperti ini trus...3 hari ini terasa berat...
1. Aku memiliki masalah yang mendasar dalam imanku...
Aku tidak menjauh dari Tuhan, Aku malah semakin naik dalam Mengikut-Nya...dibanding beberapa bulan lalu...Tapi mengapa???Sebenarnya aku tau..tapi nggak mau nge post..tapi yang pasti hal ini sungguh dasar dalam Kekristenan
2. Aku memiliki masalah dengan dengan keluarga aku...Selain aku terbeban dengan iman mereka, aku juga terbeban akan keadaan keluarga yang semakin hari semakin tidak sesuai harapan....
3. Aku memiliki masalah dengan pacarku...Sebenarnya secara teori kami tidak apa-apa..Kami tidak bertengkar, tidak selingkuh..hehehheh..Bahkan kami sedang berapi-api dalam mengikut Tuhan...Tapi ada yang aneh dengan kami...Mungkin karena kurang waktu bertemu, Tapi seharusnya itu bukan hal yang luar biasa..
4. Aku memiliki masalah dengan teman di kampus...Aku deket dengen dio, tapi saat ini dio lage ado dalem pergumulan.....Dia bukan orang percaya, dan anehnya lage...post out, note, kata yang ditulisnya memperlihatkan dia adalah seorang Kristiani......Aku bangga karena dia bisa berkata selayaknya orang percaya, tapi aku aneh..Mengapa setelah ia mengucapkan kata-kata itu dia tidak segera bangkit...Memang perfumulannya terlalu berat...........
5. Masih banyak hal kecil..yang tidak mungkin bila kutulis semua...Bisa habis ampe siang ne...(neh baru jam stgh 4 pagi!)

Tuhan, Aku manusia biasa..Walau aku tau kalau Tuhan pasti bantu aku lewati badai ini.....Yang aku minta hanya satu Tuhan..Beri aku iman untuk dapat melalui hal ini...
Ajar aku Tuhan tentang kepedulian...Apakah sikap cuek ku ini salah??????
Tapi sekarang...Bener2 harus bangkit...........

Maz 121 : 1-8
Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Hanya Pada-Mu Tuhan aku berseru...
Bagi temen-temen yang membaca post ini dan sedang mengalami pergumulan yang mungkin berbeda dari yang aku lewati...Aku harap kita menjadi BANGKIT!!!!!!!Memang terasa sulit, tapi itu sudah seharusnya...Berdoalah, Sebab Tuhan mengijinkan hal ini agar kita makin dekat...Jesus bless u..^^

Rabu, 23 September 2009

Cukupkah hanya dengan percaya??

Terkadang saya sering mendengar orang berkata demikian
" Enak sekali menjadi orang Kristen, Hanya percaya kalu Yesus adalah Tuhan maka sudah bisa masuk sorga"

Yang menjadi pertanyaan saat ini...Apakah benar demikian????
Tentunya saya tidak berani untuk menentukan hal itu benar atau salah...Pernyataan diatas bisa diterima secara teori dan praktek (Lukas 23:43) seperti penjahat yang mengakui Yesus saat disalib...
selain itu pada roma 10:9-10
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.


Lalu, enak sekali menjadi Kristiani...dan semua orang Kristen masuk surga semua???jawabanya tentu tidak...Kebiasaan orang zaman modern ini menyebutkan arti percaya hanya sebagai percaya saja kadang tidak ditambah dengan faktor penunjang lainnya...Atau diistilahkan dengan iman yang melompat dalam gelap...apakah benar???

pada postng kali ini saya mengajak anda untuk membuka alkitab anda pada 1 Y0hanes 2:1-8 (sebenarnya kalo nggak buka juga nggak apa2...soalnya ada ayat yang akan ditampilkan...hehehe)

Pembahasan dimulai dari ayat ke 3
Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.
Dari ayat ini, Sebenarnya sudah dapat menjawab pertanyaan bahwa selain dengan percaya, kita harus mengenal Allah...Bagaimana???Turutilah perintah-perintahnya...
Bagaimana kita dapat percaya kalau perintahnya tidak kita lakukan..Bukankah kita disebut pendusta?? dan bagi yang menjalankan perintah-Nya, kita akan ada di dalam Dia...
ayat ke 4-5
Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

Apakah cukup sampai hal itu??Pada surat ini, hal di atas belum cukup....
ayat 6
Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.
Jadi kita, diwajibkan menjadi serupa dengan Kristus yang tanpa cela dan dosa...atau bukankah kita dapat membuat pandangan orang pada Kristus menjadi jelek karena perbuatan kita yang tidak seperti yang diharapkan???
Mat 7:18-19
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Kesimpulannya...Cukupkah hanya dengan percaya???
hanya pribadi masing-masing yang menjawab hal itu.....
Matius 7
21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Rabu, 29 Juli 2009

Derita Hidup...

Kadang kita merasa bahwa kehidupan berlaku tidak adil pada tiap-tiap manusia. Mengapa ada orang kaya? miskin? cacat? tampan? bahkan ada yang mempunyai masa depan yang cerah.....

Banyak orang mempertanyakan...Apakah ini nasib?takdir Tuhan??atau karena dosa yang telah dibuat oleh leluhur???
Sebenarnya semua yang diatas itu tidak perlu dipertanyakan dalam kehidupan setiap kita apalagi sebagai orang percaya...

Ada satu janji Allah dalam kehidupan kita :
1 Korintus 10 : 13a Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.

Jika kamu mencerna kata-kata dari ayat ini dan memasukannya dalam hati seta dipegang dengan iman...Percayalah, Hidupmu tidak akan direpotkan dengan setiap pergumulan hidup, bahkan pada kalimat selanjutnya.
1 Korintus 10:13b Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Menurut saya, ini sebuah kolaborasi kata yang memberikan pengharapan saat menjalankan hidup...
Beberapa hari lalu saya melihat film tentang motivasi diri yang dibawakan oleh sebut saja XX, ia bertanya kepada para penonton.

XX : Apakah kalian percaya kepada Tuhan??
Penonton : Percaya!!!! (dijawab dengan serempak)
XX : Apakah kalian percaya Tuhan mengasihi saudara???
Penonton : PERCAYA!!!
XX : Apakah kalian percaya kalau Tuhan tidak akan membiarkan kamu melalui hal yang
melebihi kemampuanmu??
Penonton : Percaya

Pada dasarnya setiap orang dalam dunia ini menyadari kalau Tuhan itu memberikan sesuatu sesuai dengan standar kita, Tapi kita terkadang sering lupa atau kita hanya tahu itu sebagai kata-kata yang harus diketahui saja tapi tidak diimani.
dalam Yokobus 2 : 26 saja bilang kalau iman tanpa perbuatan adalah mati, terlebih kalau iman saja udah nggak punya.

Kita sebagai manusia yang masih berupa daging memang sangat sulit untuk menolak pencobaan dalam setiap kehidupan kita, Tapi ada satu pribadi yang telah menang dalam pencobaan yaitu : Tuhan Yesus Kristus.
Heb 2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

Yang harus kita lakukan adalah minta pada-Nya, sebab hanya Ia yang telah menang dan yang dapat memberikan kita kemenangan dan bahkan lebih dari pemenang.

Bagaimana cara kita lepas dari pencobaan ????
1. Syukurilah bahwa anda ada dalam pencobaan...(istilah narsis, aku anak Tuhan,wajar aja iblis mencobai daku)..
Yokobus 1:2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan
1 Pet 1:6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.


2. Sadarilah
bahwa pencobaan akan membawa standar kita lebih tinggi daripada saat sebelum kita dicobai.
Yokobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
Hal yang harus diperhatikan adalah Tuhan akan membawa kita pada standar yang lebih tinggi pada saat anda kalahkan pencobaan anda, selain itu anda akan dapat bonus...hehehe..Berupa mahkota kehidupan dari ALLAH.

3. Berhentilah untuk berpikir bahwa pencobaan berasal dari Tuhan dan juga berhenti berpikir kalau Tuhan akan membantu anda kalau anda tidak melakukan apa-apa
Yok 1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.

Dan yang terakhir, setelah kita tahu bahwa Tuhan akan membantu kita dalam setiap pencobaan dan setiap pencobaan akan membuat standar kita tinggi, BERDOALAH!...dalam doamu, jangan lagi meminta Tuhan meringankan beban kita, Tapi mintalah bahu yang kuat untuk memikulnya, Jangan lagi minta agar kita melalui jalan yang mudah, tapi mintalah kaki yang kokoh sehingga kita dapat melaluinya, jangan lagi meminta Allah mengangkat beban kita, tapi berdoalah agar kita mendapat jalan keluar yang tepat....

INGATLAH...
ANDA TIDAK PERNAH SENDIRI...
Jangan katakan "Tuhan, Aku punya masalah yang hebat" tapi berkatalah "masalah, Aku punya TUHAN yang hebat"
Semoga share ini dapat membantu kita sekalian dalam menjalani hidup ini....

1 petrus 5 : 7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Senin, 27 Juli 2009

Pensil (living inspiration)

Dikutip dari warta gereja
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

"Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya??atau tentang aku?" Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya. "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan yaitu pensil yang nenek pakai" ujar si nenek.

Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali pada si nenek ketika ia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. " Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya." Ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, : itu semua tergantung dari bagaimana kamu melihat pensil ini." Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip itu dalam hidup ini."si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

"Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan membimbing kita menurut kehendak-Nya"

"kualitas kedua, dalam proses menulis , nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan itu pasti akan membuat pensil itu menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajaman kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik."

"kualitas ketiga, Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup kita ini bukan berarti jelek . Itu bisa membuat kita untuk tetap berjalan pada jalan yang benar."

"Kualitas keempat, bagian terpenting dalam pensil bagian luarnya, melainkan karbon yang ada dalam sebuah pensil, oleh karena itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal yang ada di dalam dirimu."

"kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. seperti juga kamu, Kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati2 dan sadar terhadap setiap tindakanmu"

Selasa, 12 Mei 2009

Belajar dari kesalahan Laodikia

wahyu 3:15-16 : Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Menarik bila kita lihat kedua ayat ini....Ini menggambarkan kehidupan Kristen yang masih terlihat pada zaman-zaman saat ini.
Terkadang kita merasa sangat berapi-api dalam melayani bahkan dalam berhubungan dengan Tuhan, Tapi terkadang kita juga letih lesu dalam pelayanan bahkan untuk berdoa apalgi membaca alkitab saja sungkan...Tapi satu hal yang kita dapat pelajari dari ayat ini...Tuhan akan memuntahkan engkau!!!Bahkan Tuhan berkata Alangkah baiknya kalau engkau dingi atau panas....(dingin dingin saja, panas panas saja)

Ayat 17 : Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,

Ayat 17  diberikan pada jemaat di Laodikia...Jemaat di Laodikia ini kaya secara jasmani tapi mereka miskin rohani..Mereka adalah orang kaya tapi Tuhan berkata mereka melarat, miskin, buta, dan telanjang....satu hal yang terlihat dari ayat 17 dimana mereka lebih mencari harta jasmani ketimbang dari harta rohani.

Ayat 18 :  maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. 

Nasehat yang bijaksana diberikan oleh Tuhan, Lebih baik membeli emas dalam kerajaan sorga.Karena tidak akan rusak dan kekal...tidak seperti harta dunia yang mudah sekali untuk musnah(contoh : Ayub)

Mat 6:19 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.

ayat 19 : Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! 
ayat 20 : Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. 
ayat 21 : Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. 

Ayat 19-21 menjelaskan bagaimana Tuhan menginginkan kita berubah..Ia mengijinkan kita melalui hal sulit agar kita menjadi anak-Nya (ibrani12:6)...dan ayat 20-21 adalah upah dari pertobatan.....

Satu hal dari banyak hal yang pantas kita renungkan dari kejadian jemaat Laodikia adalah JADILAH PANAS!...memang berat tapi buah dari kesetiaanmu tidak setimpal dengan perbuatanmu...Baik yang diterima di bumi maupun pada kehidupan kekal nanti...

 Ibrani 12 :10-11 Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya. Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya. 

dalam terjemahan lain...

Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya. Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ganjaran itu menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada orang yang dilatih oleh-Nya.