Kamis, 07 Mei 2009

Kasih Mula-mula

kasih Mula-Mula pasti pernah dialami oleh setiap orang yang sudah percaya(sudah lahir baru)...Tapi sayangnya bagi sebagian orang kasih itu lama lama mulai hilang....

Wahyu 2 : 4 " Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula."  

Ayat ini ditujukan untuk jemaat di efesus....Bila kita baca ayat sebelumnya dapat terlihat bahwa jemaat disana adalah jemaat yang tekun dan tak kenal lelah(ayat 2-3) Tapi dengan adanya ayat ke 4 maka dapat telihat bagaimana kekecewaan Tuhan terhadap jemaat disana...

bahkan di ayat ke 5 tertulis "Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. "

Perhatikan kata-kata yang sudah diwarnai...

Warna biru : menunjukan bahwa kita yang kehilangan kasih mula-mula sudah terjatuh sangat dalam...

Warna Merah : menyerukan ajakan untuk bertobat...Bila kita lihat ada 2 ajakan bertobat dalam 1 ayat..Ini membuktikan ketegasan dari ayat itu....Bertobat dari apa??Kehilangan kasih mula-mula..

Warna Hijau : akibat yang ditimbulkan kalau tidak bertobat dari kehilangan kasih tersebut

Lalu apakah yang dimaksud dengan kasih yang mula-mula itu? Dalam versi King James, kasih yang mula-mula ditulis dengan kata 'first love'. Kasih mula-mula adalah kasih yang kita miliki dan dan kita rasakan ketika kita baru mengalami pertobatan atau kelahiran baru. Semua orang Kristen yang mengalami pertobatan sejati pasti akan mengalami kasih yang mula-mula ini. 
Saat kita memiliki kasih mula-mula, kita begitu bersemangat dan berkobar-kobar bagi Tuhan. Setiap hari rasanya begitu penuh sukacita dan ingin memuji Tuhan selalu. Kemanapun kita pergi maka kita akan menyaksikan kebaikan dan kasih Tuhan kepada orang lain. Kita ingin orang lain juga bisa merasakan kebahagiaan yang kita alami saat itu. 
Mungkin dulunya jemaat di Efesus pernah mengalami indahnya kasih yang mula-mula dan api kebangunan rohani yang luar biasa. Tetapi sekarang mereka sudah kehilangan kasih itu. Memang sekarang mereka tetap mengerjakan pelayanan Tuhan dengan tekun, tetapi mereka melakukan semuanya itu tanpa kasih. Tanpa sadar mereka melakukan pelayanan itu semata-mata karena program dan tuntutan manusia semata-mata ataupun karena sebuah kewajiban. Mereka tidak menempatkan hubungan dengan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup mereka. Mungkin mereka masih setia mencari wajah Tuhan, memiliki jam-jam doa dan melakukan saat teduh dengan Tuhan, tetapi semua itu bukan lahir dari kasih mereka kepada Tuhan melainkan hanya sekedar menunaikan kewajiban saja. Banyak gereja masa kini yang keadaannya sama dengan jemaat di Efesus ini. Hati-hati, bila tidak bertobat maka Tuhan akan mengambil kaki dian kita.

Mari kita(yang kehilangan kasih mula-mula) : 1. Bertobat!!! dan 2. Rebut kembali kasih itu...

(pengalaman pribadi)

Setelah sekian lama aku menjadi kering, kehilangan rasanya hadirat akhirnya kemarin malem rasanya aku kembali saat aku mendapatkan kasih itu (walau tak sekuat dulu)...rasanya damai dan rindu juga akan pengalaman dulu........

Wah...perasaan yang luar biasa sekali...Jadi kuputuskan akan pergi ke doa malam di gereja aku (atas saran seseorang)..Tapi hal yang tidak terduga muncul...Setelah aku siap2 mau pergi, datang tamu yang ingin bertemu dengen aku...padahal doa mulai jam 7........pupus la harapan aku....

Lalui aku berpikir untuk pergi ke doa pengurapan hari selasa nanti (di gereja satunya)...Aku harus pergi..Dan tiap hari, aku akan kejar kasih itu!!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar