Senin, 06 September 2010

Song : it is well with my soul

When peace, like a river, attendeth my way,
When sorrows like sea billows roll;
Whatever my lot, Thou has taught me to say,
It is well, it is well, with my soul.

It is well, it is well,
With my soul, with my soul,
It is well, it is well, with my soul.

Though Satan should buffet, though trials should come,
Let this blest assurance control,
That Christ has regarded my helpless estate,
And hath she'd His own blood for my soul.

It is well, It is well,
With my soul, with my soul
It is well, it is well, with my soul.

My sin, oh, the bliss of this glorious thought!
My sin, not in part but the whole,
It was nailed trough his cross, and I bear it no more,
Bless the Lord, bless the Lord, O my soul!

It is well, It is well
With my soul, with my soul
It is well, it is well, with my soul

Hope You More

hari ini Kuis AKL....Huwaaa, soalnya susah nean, jawaban nggak tau gimana....Tadi juga nggak masuk pelajaran MK, pokoknya hari ini nggak seperti yang diharapkan..

Trus..
Bentar lagi Youth Camp, sebenernya kemaren kemaren semangat buat ikut, tapi sekarang biasa aja....Trus Rabu ntar ke PICC..Kok nggak enak yah??
Tuhan...Rasanya nggak ada semangat, serasa nggak tau mau buat apa, pengennya pergi ke suatu tempat yang sepi banget....kemana ya???Ke tempat yang nggak ada orang sama sekali, hanya kita berdua, jauh dari orang-orang....tapi kapan dan dimana??

Give me Your Fire Lord, need You now...
Kadang capek banget, kuliah, istirahat, kerjain tugas, kuliah istirahat, kerjain tugas...Rasanya nggak ada habis-habisnya dan ingin buat hati ini berkata "Sudah capek"...Semua serasa rutinitas yang nggak ada arti apa-apa, boleh dikatakan mengikuti apa yang sudah ada aja..dibawa ke kiri aku ke kiri, dibawa ke kanan aku ke kanan..

Huh, selain itu rasanya males untuk ngobrol dengan siapa aja...Pengen diem aja, males bercanda, males berkata-kata...ada apa yah??aneh sendiri dengan diri aku yang seperti ini??
Mending kalo males ngomong, sekarang males beraktivitas...Nah kacau, maen futsal aja nggak ada semangat...Ampun deh...kwkwkwkwk
Untung makan masih ada semangat...wkwkwkkw

Kepengen suatu semangat seperti dulu lagi....Sekarang seh semangat, tapi nggak bekobar-kobar..smangat dengan api seadanya kali....wkwkkwkwkwkk
Kasih api itu Tuhan...Mungkin emang sulit dan belum dapetin itu...Tapi aku akan tunggu Tuhan, menunggu sampai hal itu kudapatkan...Sampai akhirnya Kau berkata "Inilah saatnya"..Sangat-sangat membutuhkanMu sekarang..Hanya Engkau bukan yang lain...

Semangat bisa kendor, tapi Tuhan jangan biarkan aku lama-lama begini...Bisa gawat..hehhehe

Tetap menunggu...berseru....dan setia...
Mazmur 145:18
TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

Hope You more...

Minggu, 05 September 2010

Curhat (AKL)

Huft...

Waktu udah nunjuki pukul setengah dua belas tepatnya beberapa menit setelah Sriwijaya FC menang Interisland cup...
Yang jadi masalah adalah dari tadi sore sekitar pukul 4 ampe sekarang AKL belum selesai dipelajari...Ya ampun, padahal la belajar dari kemaren..

Rasanya capek banget belajar neh, Bahannya nggak terlalu banyak tapi banyak variasi...Perasaan belajar PA dan AKM nggak segininya...wkwkwkwkw
Jadi pengen cepet-cepet libur Idul Firti, ikut Youth camp...Pasti seru...
8 jam lagi mulai ujian, mau tidur jam berapa lagi e???
atau mau bangun pagi??

Papi, Bantu aku donk....Udah berusaha neh..
habis neh belajar bentar lalu tidur dilanjitkan dengan bangun pagi dan belajar lagi....
Hehehehehhehe...

Oh yah ayat hari ini...
Amsal 1;7a
Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan..

Tuhan berkati...^^

Sabtu, 04 September 2010

Menjadi garam kapanpun dimanapun

Shalom...

Keinginan dari setiap orang adalah ia menjadi garam, atau dalam istilah lain menjadi panutan dan teladan bagi orang-orang disekitarnya...
Tapi terkadang menjadi garam adalah perkara yang tidak mudah, kita sebagai manusia pasti pernah melakukan kesalahan yang membuat orang tidak melihat kita sebagai garam, atau lebih dikatakan garam yang hambar...
Markus 9:50a
Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya?

Keseringan orang adalah lebih mengingat kesalahan daripada kebaikan kita, itulah sebabnya orang-orang yang menyoroti sisi negatif kita menganggap kita adalah garam yang hambar (Tidak ada efek apa-apa)....
Jadi apa yang harus kita lakukan???Tidak ada...Mengubah persepsi orang itu adalah hal yang tidak dapat kita lakukan...Yang bisa kita lakukan adalah berusaha untuk berubah dan menunjukan kalau kita bukanlah garam yang hambar..Mengenai apakah persepsi mereka berubah bukanlah dalam kemampuan kita

Satu hal yang harus kita lakukan dan sama-sama belajar adalah selalulah jadi garam dan bawa garam itu kemanapun kamu berada...Jangan sampai membuat orang melihat garam yang ada padamu adalah hambar...Jadi intinya adalah berusaha memberikan kesan yang baik kapanpun dan dimanapun...
Tokoh tokoh besar yang dijadikan panutan dan menjadi kesaksian ketika mereka masih hidup atau bahkan setelah meninggal pun melakukan hal yang sama...Selalu menjaga atau membentengi diri mereka dengan yang namanya kesalahan...Karena apa???karena mereka tahu kalau ada SATU hal saja yang mereka lakukan dan itu adalah salah, maka mereka akan ditinggalkan...
Markus 9:50b
Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

Tuhan berkati...^^

Jumat, 03 September 2010

Rumah Duka

Shalom....

Hari ini aku untuk kesekian kalinya pergi ke Rumah duka... Orang tuaku tidak pernah mengajak untuk ke rumah duka bahkan ketika ada saudara keluarga sendiri yang meninggal dikarenakan ada tradisi ini dan itu...Tapi ketika ada saudara teman yang meninggal aku pergi sendiri..

Intinya adalah hari ini aku datang ke Rumah duka lagi...Sebelumnya aku pernah berdoa untuk dia ketika ia sedang sakit bahkan ketika saat-saat terakhir hidupnya....Ketika itu aku berdoa dari jauh, tak berapa lama setelah aku mendoakannya ia meninggal...
Ada suatu kekecewaan dimana orang pertama yang kudoakan ternyata Tuhan ambil...

Ketika aku di rumah duka untuk menghibur teman aku itu aku hanya diam saja dan ketika aku melihat ke jenazah itu, aku merasa bahwa manusia itu bener-bener nggak ada apa-apa....ada sebuah lagu (dalam Indonesia) yang memiliki kata-kata bahwa kita ini adalah seperti bunga yang berkembang, yang hari ini ada tapi besok sudah nggak ada...

Saat pulang, aku air mataku menetes...Tuhan tuh besar banget dan aku kecil banget, kalau aku masih ada sampai saat ini, itu adalah sebuah anugrah, kalau aku masih punya anggota keluarga yang lengkap, itu adalah anugrah....
Tuhan, aku nggak mau kehilangan siapa-siapa...Aku mengasihi mereka semua...Lindungi mereka ya Tuhan...

Untuk semuanya, kehidupan adalah sementara...Lakukan yang terbaik untuk orang yang kalian kasihi, jangan sampai ketika kita pergi atau mereka yang pergi, kita menyesal karena tidak pernah melakukan apa-apa bagi mereka...Hargai dan berikan yang ingin kalian berikan....jangan lupa semua yang ada adalah anugrah dan kebaikan Tuhan semata...
Mazmur 8:5
apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

Tuhan berkati...^^

Selasa, 31 Agustus 2010

memberi dengan sukacita

Shalom...

Post kali ini ingin aku sharingkan, sebuah hal yang luar biasa ketika kita melakukannya...Ayat ini diambil dari 1 Tawarikh 29:1-9...
Jadi ceritanya kalau Daud meninggalkan persediaan untuk pembangunan Bait Suci yang akan dilakukan anaknya, ia memberikan yang ada pada dirinya dan ia mengajak bawahannya untuk memberikan apa yang ada pada mereka juga kepada pembendaharaan Rumah Tuhan...
Ada satu kata yang biasa tapi memiliki arti yang lumayan dalam...
Aku ambil dari ayat ke 9
1 Tawarikh 29:9
Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN; juga raja Daud sangat bersukacita.

Memberi dengan sukarela dan tulus bahkan mereka bersukacita....Satu hal yang didapat adalah suatu kebanggan, suatu sukacita bahkan dapat disebut anugerah jika kita dapat memberikan sesuatu pada Raja Semesta...
Jadi teringat janda miskin yang memberikan dua peser, satu duid
Markus 12:42-43
Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.

Satu hal yang harus kita ketahui lagi. Bukan saja dalam hal materi kita memberikan sesuatu pada Tuhan dengan sukacita, Tapi juga mencakup pujian kita, sembah kita, kelakuan kita, perbuatan kita, perkataan kita...Lakukanlah dengan sukacita dan dengan tulus hati..
Kadang dalam pelayanan kita mengeluh (aku juga pernah), capek, nggak kuat, dll...Tapi satu hal yang sekarang aku juga belajar yaitu tetap sukacita, karena aku melakukannya untuk Tuhan dan inilah setidaknya sesuatu yang dapat kuberikan padaNya sebagai wujud kasih...

Apa yang dapat kita beri pada Tuhan saat ini???
Berilah dengan tulus dan sukacita, karena hal itulah yang berkenan...

Tuhan berkati...^^

Siapkah anda??

Shalom...

Sewaktu online mencari berita-berita munculah sebuah judul yang membuat aku ingin membacanya....
Lagi-lagi mengenai kedatangan Tuhan....
Banyak Nubuatan yang berkata Tuhan akan segera datang dan lain-lain, Dikatakan dalam berita itu bahwa Tuhan akan datang 2050...Benarkah???
Tuhan sudah tegaskan akan saat dan waktu tidak ada yang tahu...Tapi hal ini mengingatkan kita kembali..Kalau Tuhan itu akan datang...
Lalu timbul pertanyaan...Kapan???Saya nggak tahu, malaikat nggak tahu...Hanya Bapa saja...Yang pasti kita disuruh menunggu dan berjaga seperti lima gadis bijaksana yang membawa lilin beserta minyaknya (Matius 25:1-13).
matius 25:13
Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

Sekarang yang jadi pertanyaan..."Seandainya Tuhan datang sekarang, apakah anda sudah siap??Atau Ketika Tuhan datang sekarang apakah lilinmu masih menyala??"
Bagaimana kalau sebelum Tuhan datang kita sudah nggak ada di dunia dengan membawa pelita yang padam, kan repot...Siapa sih yang tahu umur manusia?

Berjagalah!! Dunia memang memprediksi tahun sekian dan sekian..Tapi hendaklah kita berjaga dari sekarang, toh nggak ada ruginya juga berjaga sekarang dengan 40 tahun lagi??Jangan kompromi lagi...Bisa bahaya ntar..hehehhe

Tuhan berkati...^^